Perbandingan

DIGILIBY vs Kubuku

Kubuku adalah salah satu penyedia perpustakaan digital terbesar di Indonesia, dipakai ribuan lembaga. DIGILIBY by GIZIPP Studios adalah alternatif yang lebih kecil dan personal. Perbedaan terpenting bukan soal fitur — tapi model harga dan cara membeli.

Perbedaan inti: cara membeli

Kubuku memberikan aplikasi & dashboard secara gratis; pemasukannya dari pembelian konten digital, yang sering dilakukan lewat SIPLah / e-katalog memakai dana BOS. Model ini sangat kuat untuk sekolah negeri yang berbelanja lewat jalur pengadaan pemerintah.

DIGILIBY memakai langganan tahunan sederhana mulai Rp 3 juta — cocok untuk sekolah swasta atau komunitas yang membeli dengan dana sendiri di luar jalur BOS, dan ingin proses yang langsung tanpa marketplace pengadaan.

Ringkasan

DIGILIBY Kubuku
ModelLangganan tahunanApp gratis + beli konten
Harga mulaiRp 3 juta/tahunBergantung pembelian konten
Jalur beliLangsung (dana sendiri)SIPLah/e-katalog (dana BOS)
SkalaKecil–menengahRibuan lembaga
LayananPersonal, langsungSkala besar
Cocok untukSwasta menengah, madrasah, komunitasSekolah negeri jalur BOS, lembaga besar

Di mana Kubuku lebih unggul

Di mana DIGILIBY lebih cocok

Cocokkah DIGILIBY untuk sekolah Anda?

Konsultasi gratis. Kami bantu lihat apakah model langganan langsung lebih pas daripada jalur pengadaan.

Konsultasi Gratis →

Perbandingan disusun berdasarkan informasi publik per Juni 2026. Detail program & harga dapat berubah; konfirmasi langsung ke masing-masing penyedia.